Friday, February 14, 2014

Tips membersihkan debu abu vulkanik di dalam ruangan

Panduan cara mudah membersihkan debu vulkanik di dalam ruangan. Bencana besar yang telah menimpa negri ini, dirasakan duka yang mendalam oleh seluruh warga negara Indonesia. Setelah sebelumnya letusan gunung Sinabung, kini letusan gunung Kelud yang dahsyat memberi dampak luar biasa di beberapa kota di Jawa.

Debu abu vulkanik menyebar di  beberapa wilayah di pulau Jawa. Menyebabkan kabut tebal yang menutup langit hingga suasana menjadi gelap tanpa sinar matahari. Di Yogyakarta, kawasan titik nol kilometer telah dilaporkan debu tebal di jalan hingga 3 cm. Wow, material yang dikeluarkan gunung Kelud tak terbayang jumlahnya.

 
Baca juga: cara membersihkan debu vulkanik di luar ruangan.

Hal yang harus dilakukan untuk membersihkan debu abu vulkanik di dalam ruangan seperti berikut ini,

  1. Pastikan bagian luar ruangan sudah selesai dibersihkan sebelum memulai membersihkan bagian dalam ruangan.

  2. Pastikan ventilasi yang baik dengan membuka semua pintu dan jendela sebelum memulai membersihkan.

  3. Gunakan satu pintu masuk untuk menghindari kontaminasi pada area yang sudah dibersihkan.

  4. Jangan lupa untuk tetap menggunakan masker.

  5. Tidak perlu mengajak anak-anak dan binatang piaraan selama membersihkan abu vulkanik. Taruh mereka di tempat yang aman. 

  6. Basahi dulu abu yang menempel di lantai. Setelah itu kumpulkan dalam kantong plastik yang cukup kuat.

  7. Jika hendak membersihkan pakaian dan tirai, sedot dulu abu vulkanik dengan vacuum cleaner. Setelah itu, cuci dengan detergen biasa tanpa perlu menggosoknya terlalu keras. Penggosokan akan merusak kain karena partikel abu vulkanik tajam.

  8. Bersihkan pakaian sedikit demi sedikit dengan air yang cukup. Pencucian pakaian  memerlukan banyak detergen.

  9. Jika ingin membersihkan permukaan berbahan kaca, porselen, enamel, dan permukaan akrilik, gunakan spons atau kain yang sudah dibasahi dengan air campuran detergen. Hindari menggosok, cukup bersihkan dengan cara mengoles. Gosokan membuat permukaan benda itu tergores.

  10. Jika ingin membersihkan permukaan kayu yang dipelitur, sedot dulu abu dengan vacuum cleaner. Setelah itu, bersihkan dengan kain basah dengan cara mengoles.

  11. Jika ingin membersihkan lantai, basahi dulu abu dan kumpulkan abu ke kantong plastik yang cukup kuat. Setelah itu, pel dengan kain bersih dan basah.

  12. Jika ingin membersihkan peralatan elektronik, matikan dulu suplai listrik pada alat tersebut. Setelah itu, bersihkan dengan vacuum cleaner.

  13. Jangan menggunakan sikat penyapu lantai dan fan selama membersihkan. Hal itu bisa membuat abu melayang ke udara.

  14. Beberapa bulan setelah pembersihan, AC dan filter harus dirawat. Selalau bersihkan kompor dan kulkas, terutama pada saluran udara.

  15. Cucilah kain yang digunakan untuk mencuci barang-barang dengan air mengalir. Jangan mengucek atau menggosoknya.

  16. Bersihkan ruangan beberapa kali dalam sehari jika cuaca sedang panas.
Panduan diatas diperoleh berdasarkan informasi International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN) dengan referensi dari Kompas (sains.kompas.com). Semoga bermanfaat!
Share this article :
About Me
Tirta Wahyu, memiliki hobi gowes bersepeda dan menyukai travelling. Bloging untuk belajar dan bertukar informasi dengan sesama netizen di seluruh dunia. Salam kenal ^_^
Follow me on:
Instagram @tirtawahyu
Twitter @tirtawa

Post a Comment

Komentar akan langsung muncul tanpa moderasi, namun komentar berbau SPAM seperti:
> promosi produk atau kampanye
> menggunakan keyword di form nama
> mencantumkan link aktif di form komentar
> memakai shortlink di form url/bukan url home page
Akan dianggap sebagai SPAM, dan masuk di folder spam, atau bisa juga komentar saya hapus. Mari berkomentar dengan bijak! Gunakan emoticon diatas ya sob! Matur thanks! :D

Follow Me

Blogger Friends